Great Language Translation Service for Everyone

Every people can not to communication without Language. For Learning about Language, they should understand about a meaning from Language vocabulary. Translation quality is an academic topic worthy of a book. For simplicity will only discuss the following three common measures for translation: fluency, accuracy, and usability. Fluency means native and fluent language. The best translation might give readers an impression that the text are not translated, but written from scratch in the language. Accuracy means the information of source are conveyed fully and exactly, without reductions or additions. Usability means the translated text are not only correct but also good for the purpose. English Language is a international Language that using in all of the countries. There is so many kind of Language in the world, Such as Japanese, Chinese, Korean, Arabic, German, Spanish, French, Italian, etc.


Translia is a workplace, where professional translator get jobs, do translation, and get rewarded. Translia is also a friendly community, where linguistic professionals network, learn, help, and extend. Be a Translia member and make translation even more productive and enjoyable. Translia is a function-rich website. It integrates translator community, translation marketplace, and translation delivery system. All those features are available to you only if you have a Translia account.

They are available help us translate so many language that we need. There is no membership fee, and no hidden fees. Translia will never charge translators except making check payment, which can be avoided by choosing online payment. We even don't request translators to buy any translation tools since we will provide all the tools for online translation. But now there are some websites offer you for many free translation services.

Selengkapnya...

Sepi Menyelimuti Dunia Yang Resah


Kuhidup dimana, entahlah
Sepi menyelimuti dunia yang resah
Marah, kuingin meletup dan berkobar
Tapi ku tercekik, terdiam, sepi ..

Mendidih, membara, terbakar
Kurasa bebas, tapi terpenjara
Sepi menyelimuti dunia yang resah
Hembusan angin malam, sepoi-sepoi


Biarlah... hanya ini penyejukku
Mencari cahaya yang tak bertepi
Bersama mentari menyingkap pagi
Membelai, mendekap jiwa yang beku

Kuingin hidup, sampai kumati
Mencari apa yang patut dicari
Sampai saatnya nanti kumati
Biarkan, ku berjalan mencari hakiki

Sebuah pencarian diri yang tak bertepi.

Selengkapnya...

Sosok Sholeh Bersahaja

Satu Dua Tiga ...
Hahahahaha ....
Hihihihihi ....
Hehehehehe ....

Grrrr grrrr ....
Uahmmm uahmm ...
Hik hik hik ...
Hua hua hua ...

Sebentar lagi, sebentar lagi
Kita kan menghadapi bersama
Dengan seribu satu ekspresi
Semua mata memandangnya


Akankah semua ini indah?
Akankah semua ini bermakna?
Akankan semua ini menyegarkan?
Yang kutahu satu, hari ini aku harus makan.

Lalu apa .. apa yang kau berikan
Pada kami, rakyatmu yang kelaparan
Uap mulutmu yang kau obral pagi ini
Membuat otakku menjadi pusing

Saat ini kau rayu aku
Dia, kami, kita semua
Saat itu dimana saja kamu?
Kala duduk berkursi empuk, berkantor sejuk.

Kurindu sosok sholeh bersahaja
Bayangmu ada disaat kami nestapa
Yang bersama kami ikut bermimpi
Indonesiaku negeri yang bestari

Ditulis sebagai kritik sosial terhadap calon rakyat yang tidak merakyat di dalam Pemilu 2009.

Selengkapnya...

Senyumlah Mentariku

Gembiralah wahai bidadari kecil
Berjalan kesana kemari dengan santainya
Mencari sesuatu yang membuatmu berpaling
Dengan senyum menghias di bibirmu

Senyumlah mentari ku .. senyumlah
Usah kau hirau beban ayah bundamu
Demi senyummu yang secerah mentari pagi
Dan tawamu yang seringan kapas

Jangan kau takut
Kami disini menjagamu
Menuntunmu sampai kau tegak
Memandang dunia dengan pesona


Aturlah langkahmu bidadariku
Nanti kau jatuh dan menangis
Selalu kau lihat papa dan mama
Tempatmu pulang kapanpun jua

Bidadari itu bernama Naisya

Selengkapnya...

Cemas Berita


Jangan ...
jangan lagi kau tambah
sudah ...
sudah cukup kau jejali

Cemas ku mendengarnya
Sedih ku melihatnya
Jijik ku merasakan
Bingung ku memikirkan


Mengapa kau terus tunjukkan
Mengapa kau terus sajikan
Mengapa kau terus nyatakan
Mengapa kau terus teriakkan

Tidak ada lagikah yang baik
Tidak ada lagikah yang pantas
Atau memang dunia itu hitam
Tak tersisa asa dan bahagia

Di buat karena muak dengan berita negatif di semua media, dan menyisakan sedikit ruang untuk hal-hal baik yang bisa diberitakan

Selengkapnya...

Kenapa Pelangi Tak Lagi Indah

Kutengok sudut kota
Kutengok sepanjang jalan
Kutengok atap rumah berderet
Kutengok dahan pohon menghijau

Ada merah
Ada biru
Ada kuning
Ada putih .. ada semua


Pelangi .. seperti pelangi
Bermacam warna merubah suasana
Semarak .. memang semarak
Tapi indah tidaklah ada

Kenapa pelangi tak lagi indah
Warna bersatu harusnya megah
Ada yang salah dengan ini semua
Berbagai bendera menjulang disana

Bagaikan kuasa di atas sana
Tak kenal kendali peduli diri
Kapankah pelangi itu indah
Menghiasi hari yang cerah setelah hujan.

Ditulis berdasarkan keprihatinan dengan sistem multipartai.

Selengkapnya...

Dengan Cinta Padamu



Terimakasih padamu, yang setia
Menemaniku dalam dalam suka dan duka
Meskipun waktu begitu singkat
Masih panjang jalan melintang
kan kita jalani bersama

Sayangku,meskipun jarak memisahkan pandang kita
Tapi hati kita tetaplah satu
Deritamu adalah deritaku, sukamu adalah sukaku
Semua cita-citaku, keberhasilanku adalah milikmu
dan anakku, demikian pula sebaliknya


Dunia kita sudahlah sama
Seindah apa ku lihat matahari tenggelam
Tak seindah hidupku bersamamu
Meskipun hujan dan mendung menggoda

Selamat ulang tahun yang ke-24
Semoga panjang umur menemaniku
Dan anak-anak kita nanti
Menjadikan hidupku berwarna
Penuh suka cita dan kasih manja


Dibuat untuk merayakan Ultah kekasih hatiku

Selengkapnya...






Titip Salam